RSS

Bau Doner

Anakku..

Aiah sangat bersyukur sekali atas kehadiranmu, cahaya di tengah keluarga kecil kami. Satu hal yang aiah syukuri dari kehadiranmu adalah bundamu jadi punya kesibukan baru, untuk memperhatikan, merawat dan menyayangimu. Dulu sebelum kamu lahir, hampir setiap hari waktu skype, bunda-mu selalu bertanya, aiah sudah makan apa?? Aiah ngapain aja?? dan lain-lain..
Aiah suka diperhatikan dan disayangi oleh bundamu nak, tapi terkadang bundamu suka protes kalo aiah tiap hari cuman makan abon-telur-abon-telur terus. Betul bundamu mengingatkan tapi ada alasannya mengapa aiah makannya itu itu terus.. (selain karena aiah gak bisa masak, hehehe). Aiah harus ngirittttt bangetttt (dengan banyak t) karena beasiswa belum turun dan aiah pengen nyuwol-nyuwol kamu langsung, jadi ya harus nabungggg…

Aiah nulis ini teringat jumat lalu. Aiah pulang sore jam 6 dan karena makan siangnya jam 12, jadi ya laper banget (tambah dingiiiin jadi ya sempurna!). Nah, setiap aiah pulang, di dekat stasiun U-Bahn turun, pasti nglewati toko jual doner (kebap) yang katanya paling enak.Baunya sore itu sangat teramat menggoda sekali. Tapi inget kamu nak, aiah pengen ngowol-ngowol kamu, yasudah di-ampet rasa kepengennya.

Sampe sekarang pun aiah belum pernah sekalipun makan doner semenjak di Berlin… Cuman baunya doang cukup!!!
Triftstr, 67.
20.11.2011
22.30

 

One response to “Bau Doner

  1. Farihah Wahidati

    15 December, 2011 at 4:19 PM

    demi kamu einsku saiang…demi kita aiah berjuang…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: