RSS

Persiapan menjelang Keberangkatan

25 Oct

H-1 bulan sebelum keberangkatan, kami (istri tercinta + saya) membuat check list barang-barang apa saja yang harus kami bawa. Mulai dari perlengkapan kuliah, alat-alat elektronik, dokumen, dan tentu saja baju yang mau dibawa. Nih kalo pengen liat ceklisnya, klik saja di sini. Dari ceklist yang dibuat ada beberapa hal yang penting untuk disimak, antara lain:

1. Magic COM!

Sebagai Negara penggemar nasi, ini alat wajib yang harus dibawa ke Jerman. Di Jerman katanya memang banyak tersedia beras dan magic com. Tp kualitas magic com disini sangat burukk!! Teflonnya lengket dan fungsi penghangatnya kurang bekerja dg baik, kadang bau dan nasi malah menjadi keras. Ya wajar sih disini kan penggemar roti dan kopi, bukan nasi. Hehehe…

2. Perlengkapan musim dingin

Karena saya mau berangkat menjelang musim dingin, saudara saya mengingatkan untuk setidaknya minimal membawa 1 set baju “perang” untuk musim dingin. Mulai dari penutup kepala, penutup telinga, syal, long john (semacam baju dalam yang hangat), jaket tebal, sampai sepatu untuk musim dingin. Waktu itu istri dan saya mencarinya di pasar pagi mangga dua. Kami sudah searching dulu via mbah google, dan menemukan link yang mantap di toko Djohan, ini link-nya: http://perlengkapan-musim-dingin.blogspot.com/ Lumayan harga dan jenisnya beragam.

Untuk perlengkapan lain, bisa juga di cek di semacam toko adventure. Waktu itu karena saya kehabisan sepatu musim dingin di Toko Djohan, akhirnya saya membeli di toko adventure di Depan UNY Yogyakarta.

3. Dokumen yang dibawa

Beberapa dokumen yang saya ingat untuk dibawa antara lain paspor+visa, tiket dll. Tapi waktu sampai disini saya baru sadar ada beberapa dokumen yang tidak saya bawa seperti akte lahir, surat pernikahan, dll. Ya Alhamdulillah ada beberapa yang sudah saya scan, sehingga tinggal print saja. Satu lagi yang saya lupa ngeprint adalah PETA! Waktu jalan-jalan disini sangat susah menemukan peta gratis, harus mbayar. Alhamdulillahnya dari univ dikasih peta yang lumayan membantu orientasi buat jalan-jalan…

Oya, untuk Jerman, saya menyiapkan buanyakkkk sekali pas foto, karena disini (menurut saya) muahalll untuk urusan cetak mencetak foto, jadi siapkan saja beberapa foto dengan berbagai ukuran dan background.

4. Bila perlu: suntik vaksin anti flu + potong rambut.

Pas saya diskusi dengan Pak Greg Wuryanto dari UKDW (Danke Herr!) beliau memberi info sebaiknya sebelum berangkat melakukan vaksin anti flu. Dan pagi sebelum berangkat, saya sempatkan untuk melakukannya. Dengan dibantu istri tercinta yang menelpon kesana kemari, akhirnya dari sekian lab, Hi-Lab yang di Kotabaru Yogyakarta menyediakan vaksin tsb, harganya sekitar 170sekian.

Habis dari sana, saya sempatkan potong rambut se-cepak (sependek) mungkin, katanya sih mahal potong rambut disini. (dan benar saja, paling murah 7-10 euro di sekitar tempat tinggal saya, kurang tau mungkin ada yang lain lebih murah).

Udah itu aja ya… yang lain ntar kalo inget disambung…atao di-edit dari laman ini…

Byeeeeeeeeeeee…

In this note:
*Herr Greg Wuryanto, Dosen di UKDW, Yogyakarta, saat ini sedang menyelesaikan studi S3 di TU Berlin, Jerman.

 
Leave a comment

Posted by on 25 October, 2011 in Every-thinks

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: